Mungkin saja kau bukan yang dulu lagi. Mungkin saja rasa itu telah pergi.
Aku berusaha mencari kabarmu. Mati-matian membuat kamu berbalik mencariku. Entah mengapa kamu masih saja seperti itu; seperti tidak menginginkanku.
Apa yang kamu katakan itu pertanda? Atau sebuah rencana? Tentang kamu tidak mempedulikanku karena jarak? Tentang kamu melupakanku karena sekitar?
Memangnya apa yang salah dengan jarak? Sebesar apa dosa jarak? Atau apa yang jarak lakukan sampai kamu membencinya?
Padahal, kamu yang membuatnya seolah-olah bersalah. Menyalahkannya seolah-olah dia yang membuatmu berubah. Memangnya mengapa? Apa arti sebuah jarak jika kamu bisa tetap menjadi kamu? Sebegitu pentingnya sampai kamu seperti ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar